Kesalahan Merencanakan Dana Pendidikan Anak yang Harus Dihindari

Pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang krusial untuk masa depan anak. Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum merencanakan dana pendidikan secara optimal, meskipun sudah memiliki niat untuk melakukannya. Akibatnya, impian memberikan pendidikan terbaik bisa terkendala hanya karena kurangnya perencanaan yang tepat.

Kesalahan ini tentu akan berdampak pada kondisi keuangan rumah tangga. Oleh sebab itu, perencanaan dana pendidikan anak idealnya dilakukan sejak dini agar lebih terstruktur dan terjangkau. Menyiapkan dana pendidikan dapat Anda lakukan dengan berbagai hal, mulai dari menabung secara konvensional hingga menggunakan investasi deposito.

Kesalahan Umum dalam Merencanakan Dana Pendidikan Anak

Berikut ini terdapat beberapa kesalahan yang umum terjadi pada orang tua, terlebih bagi orang tua baru yang mulai menyekolahkan anak. Simak ulasannya, dan sebaiknya hindari agar tidak menyebabkan berbagai masalah di masa yang akan datang.

1.      Menunda Perencanaan Hingga Terlambat

Menunda adalah kesalahan yang banyak terjadi, tidak hanya terkait dengan menyiapkan dan pendidikan anak saja. Ketika Anda menunda waktu menyiapkan dana pendidikan, maka waktu yang tersedia untuk menyediakan dana pendidikan semakin pendek. Dengan memendeknya waktu, maka beban nominal yang Anda tanggung juga lebih besar.

Agar Anda terhindar dari kesalahan ini, sebaiknya mulailah menyiapkan dana pendidikan ketika anak baru lahir atau ketika masih kecil. Dengan semakin cepat dana pendidikan disediakan, maka jumlahnya pun akan semakin banyak.

2.      Tidak Memisahkan Dana Pendidikan dari Dana Lain

Penting sekali untuk memisahkan antara biaya pendidikan dengan kebutuhan biaya lainnya. Jika hal ini tidak dilakukan maka akan ada pos-pos keuangan yang terganggu. Dengan terpisahnya dana pendidikan, maka akan lebih bagi Anda untuk mengontrol pengeluaran.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan rekening berbeda untuk setiap dana yang dibutuhkan. Ketika masing-masing pos menggunakan rekening yang berbeda, maka akan memudahkan Anda dalam mengecek berapa jumlah yang sudah tersedia untuk masing-masing pos keuangan.

3.      Mengandalkan Tabungan Biasa

Menabung adalah menyimpan uang sesuai dengan kemampuan dan dapat diambil kapan saja sesuai kemampuan. Dalam menyiapkan dana pendidikan, menabung bukanlah hal yang salah. Namun uang yang Anda simpan tidak mengalami pertambahan nilai, dan akan berbeda jika Anda menggunakan investasi, misalkan saja dengan menggunakan investasi deposito.

Dengan menggunakan investasi, biaya yang Anda investasikan akan mengalami pertambahan biaya dalam waktu tertentu. Hal ini banyak dilakukan sebab mengajak orang tua untuk disiplin dalam menyisihkan uang untuk kebutuhan dana pendidikan anak.

4.      Tidak Menghitung Kenaikan Biaya Pendidikan (Inflasi)

Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah tidak memperhitungkan lonjakan biaya pendidikan yang cenderung naik setiap tahunnya. Dengan mengetahui besaran kenaikan biaya sekolah setiap tahunnya, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menyimpan uang sesuai dengan jumlah yang tepat. Salah satu akibat dari tidak memperhitungkan inflasi adalah tidak tersedianya jumlah biaya yang dibutuhkan atau tersedia tetapi dalam jumlah yang jauh lebih kecil dari seharusnya.

5.      Terlalu Bergantung pada Beasiswa atau Pinjaman Pendidikan

Mendapatkan beasiswa pendidikan adalah sebuah hal yang sangat menyenangkan. Namun, faktanya beasiswa tidak bisa dijadikan sandaran utama, karena kebijakannya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa diduga. Meskipun tersedia pinjaman pendidikan, sebaiknya Anda juga membarenginya dengan menyiapkan dana pendidikan secara mandiri.

6.      Tidak Mengevaluasi dan Menyesuaikan Strategi Keuangan

Mengevaluasi keuangan adalah cara bijak yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan finansial. Lakukanlah hal ini secara rutin untuk mengetahui ketersediaan dana pendidikan anak dan melakukan strategi keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan. Ketika Anda tidak melakukan evaluasi keuangan, maka kondisi keuangan juga akan tidak beraturan yang kemudian menyebabkan munculnya berbagai masalah keuangan.

https://www.pexels.com/id-id/foto/pelacak-tabungan-pada-permukaan-kayu-coklat-732444/

Jangan biarkan kesalahan kecil hari ini menghambat masa depan besar yang sedang Anda siapkan untuk anak. Perencanaan dana pendidikan bukan soal seberapa besar yang bisa Anda sisihkan, tapi seberapa konsisten dan bijak Anda mengelolanya.

Untuk membantu dalam mengelola dana pendidikan anak, Anda dapat menggunakan investasi deposito dari Aplikasi digibank by DBS. Aplikasi keuangan ini akan memberikan banyak keuntungan bagi semua konsumennya, termasuk Anda.

Temukan berbagai forum interaktif yang membahas tren sosial terkini, tips keuangan yang dipersonalisasi, hingga pemberitahuan penting agar Anda selalu mendapatkan informasi terbaru. Selain itu, Anda bisa mengikuti kelas-kelas daring seputar keuangan, termasuk topik investasi deposito, kapan pun sesuai jadwal Anda. Seluruh fitur ini dirancang untuk mendukung Anda dalam mengatur keuangan secara lebih bijak dan efektif.

Manfaatkan Aplikasi digibank by DBS untuk meraih kemudahan akses ke berbagai peluang finansial, kapan saja dan di mana saja. Dilengkapi dengan dukungan para ahli yang siap memberikan panduan strategi sesuai kebutuhan pribadi Anda, setiap keputusan keuangan dapat diambil dengan lebih tepat dan menguntungkan. Saatnya memaksimalkan potensi keuangan Anda secara optimal.

Mulailah langkah finansial yang cerdas dengan investasi deposito melalui digibank by DBS, menguntungkan, dan aman. Cukup dengan Rp1 juta, Anda bisa mulai menabung dan menikmati bunga hingga 5% per tahun. Dana Anda terlindungi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), memberikan rasa aman dalam setiap keputusan. Investasi tersedia 24 jam dengan pilihan tenor fleksibel antara 1 hingga 12 bulan.

Untuk menghindari kesalahan dalam menyediakan dana pendidikan anak, sebaiknya Anda juga tidak menunda-nunda untuk memulainya. Segeralah berinvestasi dengan menggunakan Aplikasi digibank by DBS dan pilih instrumen investasi deposito dan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Berbagai informasi terkait investasi deposito dapat Anda baca di sini.

 

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *