Raup 5 Juta Pengguna, Gamers di MPL Tumbuh 174 Persen di Awal 2021

Platform mobile eSport berbasis ketangkasan, Mobile Premier League (MPL) kini meraup 5 juta pengguna dalam dua tahun kemunculannya di Tanah Air, menjadikannya platform favorit gamers. Ridzki Syahputera, Country Head Mobile Premier League Indonesia mengatakan, tren ini juga sekaligus menggambarkan besarnya potensi pasar mobile eSports di Indonesia yang kini menduduki peringkat nomor satu di Asia Tenggara untuk pendapatan industri game. Dia menjelaskan, sebagai pemain baru di industri mobile esport Indonesia, MPL mengawali tahun 2021 ini dengan mencatat kenaikan 174 persen pengguna baru di kuartal pertama dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa pasar mobile eSports tanah air akan terus berkembang dan semakin digemari banyak kalangan," kata dia. Saat ini dan ke depan, pihaknya akan terus mengedukasi para pengguna dan berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik ke penggila game di Indonesia. Strategi MPL untuk meraih pencapaian tahun ini antara lain pada inovasi permainan, serta upaya untuk menganalisa dan meningkatkan pemahaman pengguna yang semakin baik terkait dengan fitur, kompetisi, dan reward di platform MPL.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya para penggemar game, merasakan keseruan memainkan puluhan game yang tersedia di platform MPL," tantangnya. Pihaknya melibatkan sejumlah selebriti dan pemain game ternama seperti Baim Wong untuk menjajal langsung performa game di platform MPL sekaligus memberikan testimoni sekaligus mendorong pertumbuhan industri mobile eSport di Indonesia. Dijelaskan, selama Mei 2021 saja, games MPL telah dimainkan lebih dari 500.000 kali.

Gamers bisa memainkan dua kategori game yang terdiri dari game kasual dengan lebih dari 30 pilihan permainan, dan fantasy game untuk penggemar olahraga untuk menganalisa pertandingan favorit mereka seperti sepak bola, basket dan baseball. Pihaknya menyiapkan reward Berlian Kemenangan MPL untuk gamers yang teruji terampil bermain game di platformnya yang dapat tukarkan dengan uang elektronik GoPay atau LinkAja. “Mobile eSport terbilang baru di Indonesia, namun kami menerima antusiasme yang tinggi dalam waktu singkat. Ini akan memberikan dampak positif bagi para pengembang game lokal tanah air untuk mendapatkan daya tarik yang lebih cepat dan secara berkesinambungan, dan memberikan akses pengalaman turnamen yang lebih menarik bagi para pengguna MPL,” kata Ridzki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *